Minggu, 12 Juni 2016

Perjalanan Singkat Ane & Para Sohibun Selama Di Kota Batu Malang

Perjalanan Singkat Ane & Para Sohibun 
Selama Di Kota Batu Malang

Awal perjalanan, ane & para sohibun dimulai pada hari Jumat pukul 15:15 WIB dari Stasiun Pasar Senen dengan tujuan Stasiun Malang. Kereta yang kami gunakan saat itu adalah kereta Matarmaja. Untuk harga tiketnya itu RP. 110.000,- / orang, dan memakan waktu kurang lebih 15 jam perjalanan.


Setibanya di stasiun  Malang pada pukul 7:50 WIB, karna kelaparan kami langsunglah sarapan rawon dahulu di kantin samping stasiun. Untuk masalah harga sangat terjangkau dan rasanya lumayan lezat. Slesai sarapan, kami langsung berjalan kaki menuju Tugu Bundaran yang lokasinya tidak jauh dari stasiun. Disini kami hanya sekedar foto-foto saja, sebagai tanda kalau kami sudah ada di negerinya para Aremania atau di Kota Malang hehe.


Jalan Kaki Menuju Tugu Bundaran

Keunikan Tugu Bundaran

Mirip-mirip Kota Bandung :)

Foto-foto Dulu di Tugu Bundaran :)

Selesai foto-foto kami langsung naik angkutan kota di jalan Mojopahit untuk menuju alun-alun Kota Malang, dan sekaligus kulineran di Toko Oen. Di Toko Oen ini, kami membeli berbagai macam es krim yang sesuai selera. Dan yang paling asik sih bisa sambil menikmati bangunan tua yang berkonsep ala-ala tempo dulu atau seperti lagi di zaman belanda hehe. Untuk harganya sendiri dimulai dari sekitar 25 ribuan keatas, dan  masalah rasa asli enak coeg hehe :) .

Wajah-wajah Dekil Saat di Toko Oen

Selesai menikmati es krim di Toko Oen, selanjutnya kami naik angkutan kota lagi dari alun-alun. Kami langsung menuju penyewaan motor yang bernama Arfand Motor, dan lokasinya dekat  dengan Universitas Brawijaya. Masalah sewa sepeda motor, sebelumnya kami sudah booking dari 2 minggu sebelumnya. Sehingga saat kami datang langsung saja membayar sewa motor untuk 2 hari dan langsung menuju Kota Batu pada pukul 14:00 WIB.

Oh ya untuk sewa 1 unit motor per harinya adalah sebesar Rp. 75.000,- .

Google Maps, Rute Menuju Alpukat Homestay (Via Google Maps)

Kami pun tiba di Penginapan Alpukat Homestay pada pukul 14:30 WIB, dan langsung membayar penginapan seharga RP. 150.00o,-/kamar. Kalau menurut ane pribadi sih, ini penginapan sangat bersih dan fasilitasnya sangat memadai. Mulai dari dapur+kompr gas, televisi, air minum, dan lain-lain.

Sejam kemudian kami langsung bergegas menggunakan sepeda motor, menuju Jatim Park 1 untuk membeli tiket paket sakti. Tiket Paket Sakti dihargai 275 ribuan (klo gak salah, lupa lagi hehe) yang berlaku untuk 2 hari. Tiket ini sudah mencakup untuk masuk ke area wisata Jatim Park 1, Jatim Park 2, Museum Tubuh, Eco Green Park, Batu Secret Zoo, Museum Angkut, dan Batu Night Spectacular (BNS).

Google Maps, Rute Menuju Jatim Park 1
Dari Alpukat Homestay (Via Google Maps)

Setelah membeli tiket, kami langsung diwajibkan memakai gelang paket sakti yang terbuat dari kertas khusus dan tidak boleh lepas selama 2 hari. Tapi tenang saja, gelang ini anti air kok alias gak akan nyoplok klo kena air. Jadi yasudahlah dihari pertama ini dan sore hari pula, kami pun langsung menuju lokasi-lokasi berikut :

1. Keliling di Dalam The Bagong Adventure Museum Tubuh atau Museum Tubuh

Sekitar pukul 16:00 WIB kami masuk Museum Tubuh, dan disini kami berkeling-keliling untuk mengetahui apa aja yang ada didalamnya. Dan ternyata di museum ini menawarkan beberapa edukasi yang menampilkan tentang bagian-bagian yang ada didalam tubuh manusia. Seperti isi dalam hidung, telinga, usus, mata, dan masih banyak lagi.

The Bagong Adventure Museum Tubuh

Tidak hanya sekedar foto-foto dan cari tau tentang anatomi tubuh, disini kami mengikuti tes pengecekan golongan darah dibagian klinik yang sudah disediakan :) .

Salah Satu Spot Yang Jadi Tempat Foto-foto


2. Sekedar Foto-foto di Area Pintu Masuk Jatim Park-1 :(

Hampir 1,5 jam lamanya kami di dalam Museum Tubuh, dan kami segera menuju Jatim Park 1 untuk mengetahui wahana apa saja yang ada di dalamya. Dan sialnya kita yang mengira Jatim Park 1 dibuka sampai malam hari, ternyata sudah tutup pada pukul 16:30 WIB. Jadi yasudahlah, disini kami hanya sekedar foto-foto saja di depan area pintu masuk. Lagipula disini lumayan banyak objek-objek yang menarik hehe :) .

Di Depan Area Jatim Park 1

Di Depan Area Jatim Park 1

Si Macan Yang Lagi Ngumpet Di Zone Plants Zombies

Foto-foto Dulu Di Depan 
Gong Terbesar Ke 2 Di Indonesia

Masih Di Jatim Park 1

Masih Di Jatim Park 1

Masih Di Jatim Park 1


3. Mampir ke Alun-alun Kota Batu Malang

Selesai foto-foto, selanjutnya kami menuju Alun-alun Kota Batu yang jaraknya tidak jauh dari Jatim Park 1. Ya kira-kira 10 menit perjalanan, dengan menggunakan sepeda motor.

Google Maps, Rute Menuju Alun-alun Kota Batu
Dari Jatim Park 1

Di alun-alun ini kami mencoba beberapa jajanan yang ada disini sekaligus menikmati keramaian yang ada di Alun-alun Kota Batu. Dan tidak lupa juga kami mencoba wahana permainan bianglala atau kincir angin. Dengan tiket yang seharga Rp. 3000,- kami sudah cukup puas dengan melihat-lihat Kota Batu dari ketinggian :)


Di Dalam Bianglala

Masih di Alun-alun Kota Batu

Mesjid Agung An-Nuur Kota Batu


4. Explore Museum Angkut

Selesai main-main di Alun-alun Kota Batu, selanjutnya sebagian dari kami yang muslim Solat Magrib terlebih dahulu. Dan pada pukul 18:30 WIB, kami langsung menuju Museum Angkut yang lokasinya tidak jauh dari Jatim park 1. Dengan menunjukkan gelang paket sakti, kami langsung dipersilahkan masuk ke dalam museum.

Jejeran Mobil Di Museum Angkut

Museum ini adalah museum angkutan terlengkap dan terbesar yang ada di Asia. Di Museum Angkut Kota Batu ini, terdapat berbagai jenis kendaraan sesuai dengan era nya. Mulai dari zaman terdahulu, sampai zaman yang modern atau masa kini. Jenis-jenis kendaraannya pun seperti beberapa mobi, motor, kapal, gerobak, dan lain-lain. 

Masih Di Museum Angkut

Gaya Dikit hehe

Masih Di Museum Angkut

Masih Di Museum Angkut

Masih Di Museum Angkut

Masih Di Museum Angkut

Masih Di Museum Angkut

Gaya Dikit hehe

Selain itu juga, terdapat beberapa landmark yang sangat menyerupai dengan negara asalnya. Jadi gak heran kalau disini banyak para pengunjung yang  bergaya-gaya atau berfoto-foto macem ane & para sohibun ini hehe :) .

Macem Di Luar Negeri, Padahal Di Kota Batu hehe

Masih Di Museum Angkut

Masih Di Museum Angkut

Lagi Di Salah Satu Landmark di Museum Angkut

Lagi Di Salah Satu Landmark di Museum Angkut

Lagi Di Salah Satu Landmark di Museum Angkut

Lagi Di Salah Satu Landmark di Museum Angkut

Macem Lagi Di Eropa hehe

Lagi Di Salah Satu Landmark di Museum Angkut

Oh ya kamipun tidak lupa mampir ke lantai yang paling atas, soalnya disini bisa lihat keindahan Kota Batu di malam hari. 
Liat Kota Batu Di Malam Hari Dari Museum Angkut


Petualangan pun kami selesaikan sampai Pukul 20:30 WIB, setelah itu kami langsung menuju Batu Night Spectacular atau yang lebih dikenal BNS. Untuk lokasinya pun sangat dekat dengan penginapan kami Alpukat Homestay.

5. Malam Minggu Di Batu Night Spectacular atau BNS

 
Depan Pintu Masuk BNS

Pukul 21:00 kami tiba di BNS, dan langsung menunjukkan gelang paket sakti ke bagian petugas. Kemudian kamipun langsung dipersilahkan masuk, namun ternyata untuk setiap wahana harus membayar lagi. Untuk setiap wahana dihargai mulai dari Rp. 15.000,-/orang. 

Di BNS kami hanya mencoba wahana Mega Mix, dan itupun sudah cukup membuat kami kecapean karna dibuat muter-muter oleh wahananya hehe. Selain itu juga, kami tidak lupa untuk memasuki taman yang menjadi icon nya BNS yaitu Lampion Garden.

Di Lampion Garden

Masih Di Lampion Garden

Nonton Gokar di BNS

Masih Di Lampion Garden

Masih Di Lampion Garden

Masih Di Lampion Garden

Masih Di Lampion Garden

Masih Di Lampion Garden

Masih Di Lampion Garden

Masih Di Lampion Garden

Masih Di Lampion Garden

Masih Di Lampion Garden

Jam tangan menunjukkan pukul 23:00 WIB, kami langsung bergegas menuju penginapan untuk tidur atau istirahat yang cukup hehe. Karena esok hari atau minggu pagi pukul 5:00 WIB, kami akan melanjutkan perjalanan  ke Bukit Paralayang & Omah Kayu.

Persiapan Pulang (Lokasi Parkiran Motor di BNS)

6. Nikmatin Pagi Hari Bukit Paralayang

Kami berangkat dari penginapan pada hari minggu pukul 5:00 WIB, dan untuk menuju lokasi Bukit Paralayang tidak lupa kami menggunakan aplikasi google maps agar tidak nyasar hehe. Untuk lama perjalanannya sendiri, adalah hampir 1 jam lamanya. Dan untuk masuk area ini, kami hanya cukup membayar tiket parkir motor saja.

Di Bukit Paralayang ini udaranya sangat sejuk, ditambah lagi dengan pemandangan Gunung Anjasmoro, Gunung Arjuno dan Kota Batu nya yang sangat indah (klo bahasa lebay nya) hehe.

Sedang Di Bukit Paralayang

Sedang Di Bukit Paralayang

Selain nikmatin pemandangan di Bukit Paralayang, disini kami menyempatkan diri untuk minum kopi panas + pisang goreng + Pop Mie di sebuah warung kecil. Ya lumayanlah nikmatin kesederhanaan di pagi hari, dengan udara yang sejuk. hahaha

Menepi di Sebuah Warung Kopi

Si Bro Haidir Yang Lagi Galau Di Tinggal Nikah Wkwkw

Bendera Merah Putih Di Tepi Bukit Paralayang

Suasana Di Pagi hari, Di Bukit Paralayang

Masih Suasana Di Pagi hari, Di Bukit Paralayang

7. Sekedar Ingin Tau di Omah Kayu

Selesai nikmatin pagi hari di Bukit Paralayang, selanjutnya kami menuju Omah Kayu yang lokasinya bersebelahan dari sini. Namun, karena jam buka masuk area penginapan diatas pohon pinus ini adalah jam 8:00 WIB, maka kami memutuskan untuk berfoto-foto saja di jalan pintu masuk haha.

Hal ini terpaksa dilakukan, karena pada pukul 8:00 kami harus segera kembali ke Kota Batu untuk menuju Jatim Park 2. Selain itu juga, pukul 13:00 WIB kami harus kembali ke Kota Malang dan melanjutkan perjalanan pulang ke Jakarta dengan transit terlebih dahulu di Kota Surabaya.

Jadi, yasudahlah hehe :)

Area Omah Kayu

Papan Penunjuk, Kalau Kita Tiba di Omah Kayu :)

Masih Disini

Masih Disini

Pulang Menuju Parkiran Motor

Sebelum menuju Jatim Park 2, kami terlebih dahulu sarapan pagi di Alun-alun Kota Batu. Sembari melihat kegiatan Car Free day yang ada di Kota Batu hehe :) .

8. Explore Museum Satwa Jatim Park 2

Pukul 09:00 WIB kami tiba di Jatim Park 2, dan tujuan pertama kami adalah Museum Satwa terlebih dahulu. Dengan menunjukkan gelang paket sakti yang sudah kami gunakan dari hari sabtu, kami langsung dipersilahkan masuk museum.

Pintu Masuk Menuju Museum Satwa

Depan Museum Satwa


Masih Di Depan Museum Satwa

 Masih Di Depan Museum Satwa

Saat masuk kedalam Museum Satwa, kami sangat ternganga-nganga dengan apa yang ada di dalam museum ini. Dan salah satunya adalah tiruan kerangka dinosaurus, yang ukurannya menyesuaikan dengan ukuran yang sebenernya (katanya hehe).

Di Dalam Museum Satwa

Tiruan Kerangka Dinosaurus Di Dalam Museum Satwa

Kalau Gak Salah Ini Tiruan 
Kerangka Stegosaurus

Hal yang terpenting dari Museum Satwa ini adalah hampir semua satwa yang di museum kan adalah satwa-satwa yang ada di berbagai benua. Jadi, inilah istimewanya dari sebuah museum yang menarik dan menjadi icon dari wisata Jawa Timur.

Salah Satu SatwaYang Di Museumkan 

Salah Satu SatwaYang Di Museumkan 

Salah Satu SatwaYang Di Museumkan

Salah Satu SatwaYang Di Museumkan 

Salah Satu SatwaYang Di Museumkan 

Salah Satu SatwaYang Di Museumkan 

Kapan Lagi Berfoto Dengan Macan Siberia :)

Salah Satu SatwaYang Di Museumkan

9. Liat-liat Satwa di Batu Secret Zoo 

Selesai menejelajahi isi dari Museum Satwa, selanjutnya kami memasuki area Batu Secret Zoo. Bedanya dengan Museum Satwa, disini satwa-satwa nya masih pada hidup hehe. Di Batu Secret Zoo, kita dapat menjumpai berbagai macam satwa yang ada dari berbagai dunia. Seperti Burung Flamingo, Capybara, Llama, Buaya Putih, Singa Afrika, Jaguar, Racoon, dan lain-lain.

Burung Flamingo

EntahJenis Kura-kura Apa ini :)

Llama Yang Sedang Makan

Capybara Yang Berasal Dari Amerika Selatan

10. Nikmatin Wahana Permainan di Jatim Park 2 

Karena waktu yang amat singkat, kami langsung menuju area yang terdapat berbagai macam wahana permainan di jatim Park 2. Disini kami hanya menikmati wahana permainan yang menguji adrenalin seperti Animal Coaster, Gurita dan Tsunami saja. Ya walaupun rasanya kurang puas selama di Kota Batu, kami bersyukur saja sudah bisa menikmati suasana dan keseruan di kota Batu. Dan memang idealnya, jika ke Kota Batu adalah minimal 2 hari 2 malam.

Keseruan di Jatim Park 2 harus kami akhiri pada pukul 12:30 WIB, dan kami langsung menuju penginapan untuk ambil barang bawaan sekaligus pamit pulang dengan pemilik Alpukat Homestay. Selesai pamit, langsunglah kami melanjutkan perjalanan pulang menuju Arfand Motor terlebih dahulu untuk mengembalikan sepeda motor sewaan.

Google Maps, Rute Menuju Arfand Motor

Kami tiba di Arfand Motor pada pukul 13:15 WIB, dan langsung segera mengembalikan motor. Selain itu juga, kami meminta bantuan si pegawainya untuk mencarikan angkot yang bisa di carter menuju Stasiun Malang. Disini kami menyarter angkot, dikarenakan untuk menghindari keterlambatan pemberangkatan kereta ke Surabaya pada pukul 14:25 WIB. Harga nyarter angkot saat itu adalah Rp. 50.000,- langsung menuju Stasiun Malang.

Kereta yang kami naiki menuju Surabaya adalah kereta Eksekutif Bima dengan harga Rp. 40.000,-/orang. Walaupun kereta Bima adalah tujuan Jakarta, kami tetap harus turun di surabaya dahulu tepatnya di Stasiun Surabaya Gubeng. Karena kereta yang kita naiki untuk pulang ke Jakarta adalah kereta ekonomi Kertajaya yang pemberangkatannya dari Stasiun Surabaya Pasar Turi pada pukul 21:00 WIB. Dan memakan waktu kurang lebih 12 jam perjalanan pulang.
Untuk harga tiket kereta Kertajaya adalah Rp. 110.000,-/orang. Yahh maklumlah, kami mencari tiket kereta yang harganya murah meriah muntah. Jadinya ya bela-belain transit ke Surabaya dulu, demi tiket yang murah hehe :) .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar